Arsip Kategori: Edukasi

Edukasi Tertib Lalu Lintas, Polresta Manokwari Juara 2 Lomba Video Pendek Tingkat Nasional

Manokwari – Polres Manokwari berhasil meraih juara kedua dalam kompetisi video pendek nasional yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kompetisi ini merupakan bagian dari perayaan HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023

Video bertajuk “Demi Ko” itu dibuat Satlantas Polres Manokwari. Video tersebut menyampaikan pesan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya berkendara yang aman.

Kapolres Manokwari, Kombes Pol RB Simangunsong, Kasatlantas Manokwari di Hotel Sultan, Jakarta, awal pekan ini, Senin, 21 Agustus 2023 dianugerahi gelar tersebut.

Kisah ini mengajak masyarakat untuk bekerja sama demi kebaikan bersama, kata Kapolri dalam keterangan tertulis yang diperoleh Topleadinfo, Kamis, 24 Agustus 2023.

“Kami berharap kemenangan ini memberikan dampak positif bagi peningkatan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Manokwari dan Papua Barat,” lanjutnya.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi menambahkan keberhasilan tersebut dapat memacu personel Polri untuk kreatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kompolnas. Kita berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi seluruh pegawai Polri untuk terus berinovasi, berkreasi dalam mengayomi dan mengabdi kepada masyarakat,” tutur Kabid Humas. .

Baca artikel edukasi menarik lainnya di link ini. Pemandangan Sekolah Binus Serpong, Sekolah Anak Vincent Rompies Diduga Terlibat Kasus Bullying Binus School Serpong berlokasi di Jalan Lengkong Karya – Jelupang No. 58 Lengkong Karya, Serpong, Tangsel. Topleadinfo 19 Februari 2024

Kemendikbudristek Diminta Evaluasi PPDB Secara Menyeluruh

Tangerang – Wali Banten Al Muktabar mengusulkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap praktik perekrutan peserta didik baru (PPDB).

Dikatakannya di Tangerang, Kamis 27 Juli 2023 bahwa “maka kita bertemu bersama dan bersama-sama kita evaluasi apa yang perlu diperbaiki.”

Ia menambahkan, “Karena itu kewenangan kami terbatas, dan tentunya kami akan menghubungi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menilai jumlah temuan masalah (PPDB) agar memberikan harapan kepada masyarakat.”

Menurutnya, hingga saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) mempunyai keterbatasan, antara lain hanya menerapkan ketentuan terkait PPDB saja, seperti pada sistem audit, zonasi, pengalihan tugas orang tua, dan hasil yang diperoleh. Ya.

Oleh karena itu, yurisdiksi kami terbatas pada memeriksa keadaan masalah ini, katanya.

Ia mengungkapkan permasalahan sistem PPDB tidak hanya terjadi pada satuan pendidikan yang menjadi kewenangannya. Tidak hanya provinsi, tetapi juga terjadi pada satuan pendidikan di tingkat kabupaten dan kabupaten.

“Sekarang masih kita kaji secara teknis, karena PPDB tidak hanya di SMA, SMK, dan SKH yang menjadi kewenangan provinsi, tapi juga di kota/kabupaten,” ujarnya.

Untuk mendalami permasalahan terkait PPDB, saat ini pihak terus memantau langsung penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru di masing-masing satuan studi.

“Kami masih mengikuti, seperti kemarin kami terjun langsung ke sekolah di Banten,” ujarnya. (Antara) Usai pertemuan Jokowi dengan Surya Paloh, akan ada pertemuan ketua umum parpol. Presiden Nasdem Surya Paloh. Topleadinfo 19 Februari 2024

Pelaksana Pemilu harus Bertindak Jurdil, Eks Rektor UI M Anis: Demokrasi Dibangun Tak Mudah

DEPOK – Mantan Presiden UI periode 2014-2019, Prof. dokter Tn. Mohammad Anis angkat bicara mengenai situasi demokrasi saat ini menjelang pemilu 2024. Hal itu diungkapkannya saat menyampaikan keprihatinannya terhadap keadaan demokrasi bersama dosen dan alumni UI di Halaman Rektorat UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2/2024). ).

Ia meminta penyelenggara pemilu bertindak jujur ​​dan adil (Jordil). Sebab, menurut Ennis, membangun demokrasi tidaklah mudah.

Baca juga: Guru Besar dan Lulusan UI Bicara Tentang Hancurnya Hukum dan Demokrasi di Indonesia

Ia menambahkan: “Kami telah mendengarkan keprihatinan kami, kami berdoa agar semua faktor yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu yang adil (adil dan jujur) akan termotivasi untuk menjalankan tugas besar ini demi kemaslahatan anak cucu kita di masa depan.” “Membangun demokrasi tidaklah mudah,” kata Ennis.

Anies pun berharap seruan seluruh sivitas akademika UI agar sukses didengar pada pemilu 2024. Ia berharap hasil pemilu bisa membuat Indonesia lebih hebat.

“Kami berharap apa yang disampaikan sebelumnya dapat didengar oleh semua pihak yang mempunyai peran dalam mensukseskan pemilu 2024,” ujarnya.

Baca juga: Ini 4 Permintaan Guru Besar dan Wisudawan UI, Salah Satunya Pemilu Tanpa Intimidasi.

Ia menambahkan: “Saya berdoa agar pemilu ini dapat terselenggara dengan lancar, baik dan membawa hasil yang benar-benar dapat membawa Indonesia menjadi lebih besar di masa depan.”

Berikut empat tips menarik dari para guru besar dan lulusan UI

1. Mengutuk tindakan apa pun. penindasan terhadap kebebasan berekspresi

2. Menuntut hak pilih masyarakat dalam pemilu dilaksanakan tanpa intimidasi dan rasa takut

3. Menuntut agar seluruh ASN, pejabat pemerintah, TNI dan Polri dibebaskan dari keharusan untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

4. Kami meminta seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk memantau dan mengawasi secara ketat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di daerahnya masing-masing.