Arsip Tag: anies baswedan

Anies Baswedan dan Mahfud MD Hadiri Pengukuhan 3 Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Topleadinfo, Jakarta – Anies Baswedan menghadiri acara pengukuhan tiga Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), pada Sabtu, 17 Februari 2024. Bahkan, dalam acara tersebut, Mahfud Md juga turut hadir. hadiah

Pelantikan ketiga guru FK UI tersebut berlangsung di FK, UI, Salemba, Jakarta Pusat. Prof Anies Baswedan menghadiri pengukuhan guru besar tersebut. Dr. Dr. Amiliana Mardiani Soesanto Sp.JP(K), Prof. Dr. Dr. Erlina Burhan M.Sc., Sp.p(K), dan Prof. Dr. Dr. Andri Maruli Tua Lubis, Sp.OT(K).

Hadir dalam acara tersebut, calon presiden nomor urut 1 itu mengucapkan selamat kepada ketiga guru besar tersebut melalui akun Instagram pribadinya.

“Suatu kehormatan bisa menghadiri acara pengukuhan tiga Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI). Selamat kepada Prof.Dr.Dr.Amiliana Mardiani Soesanto Sp.JP(K), Prof.Dr.Dr. Erlina Burhan M Sc., Sp.p(K), dan Prof.Dr.Dr.Andri Maruli Tua Lubis, Sp.OT(K).

Bapak/Ibu telah banyak berjasa bagi negara dan khususnya bagi sejarah panjang Prof. Erlina Burhaan memang diperuntukkan bagi masyarakat. “Beliau banyak membantu di Jakarta saat krisis Covid-19, memberikan bimbingan kepada kita yang saat itu berada di pemerintahan dalam menghadapi virus corona di tanah air,” tulis Anies dalam postingan yang diposting pada 18 Februari 2024 di Instagram. @aniesbaswedan .

Dalam postingan tersebut, Anies terlihat menghadiri acara pembukaan dengan mengenakan jas hitam, kemeja putih, dasi, dan topi. Sesampainya di Kampus UI Salemba, ia pun menyapa para guru besar UI, guru besar UI dan tamu-tamu lain yang hadir. Ia pun menyapa dan berbincang singkat dengan beberapa peserta acara. Bahkan, ia berhasil menyusul beberapa guru besar UI.

Selain Anies Baswedan, dalam unggahan video tersebut, Mahfud MD juga terlihat menghadiri acara pengukuhan tiga guru besar FK UI. Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 yang mendampingi Ganjar Pranowo itu mengenakan setelan yang sama dengan Anies. Namun, mereka tidak duduk bersebelahan dan sepertinya tidak berbicara satu sama lain. Mereka dipisahkan menjadi dua kursi yang diisi tamu lain yakni mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Merujuk pada Instagram @medicine_ui FK UI, pada acara pembukaan tersebut, tiga orang Guru Besar memberikan sambutan sesuai dengan departemen keilmuannya. Amiliana yang dikukuhkan menjadi guru besar FK UI spesialisasi Penyakit Kardiovaskular ini memberikan pidato bertajuk “Masalah Ganda Penyakit Kardiovaskular di Indonesia: Tantangan dan Strategi Masa Depan”.

Erlina Burhan, Guru Besar FK UI spesialis pulmonologi dan kedokteran pernafasan, memberikan pidato bertajuk “Menuju eliminasi tuberkulosis di Indonesia pada tahun 2030”. Sementara itu, Andri Maruli Tua Lubis, Guru Besar Ortopedi dan Traumatologi FK UI memberikan sambutan bertajuk “Penatalaksanaan Cedera Olahraga Komprehensif: Menuju Prestasi Emas Olahraga Indonesia”.

Sambutan ketiga Guru Besar FK UI tersebut dihadiri Anies Baswedan hingga selesai. Diketahui, hingga saat ini Anies masih menjalankan tujuan perubahan di berbagai bidang yang dicanangkan saat kampanye pemilu 2024 di Indonesia. Salah satu aspek perubahan pemikiran Anies adalah aspek kesehatan yang sempat dibahas pada debat calon presiden terakhir, pada 4 Februari 2023.

Pilihan Editor: Tindakan Guru dan Civitas Akademika Disebut Pesta, Ini Amarah Prof. Harkristuti Harkrisnowo dan Prof. Coentjoro

Terkait Pemilu 2024, Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau menjelaskan ketentuan pelanggaran yang terorganisir, sistematis, dan berskala besar (TSM). Baca selengkapnya

Bawaslu menyarankan kepada KPU agar Sirekap untuk sementara tidak menampilkan data nomor yang diambil dari TPS. Baca selengkapnya

Berdasarkan data LHKPN, Hadi Tjahjanto tercatat memiliki sejumlah mobil senilai Rp486.450.000. Baca selengkapnya

Perdana Menteri India Narendra Modi mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto atas kemenangannya pada pemilu 2024. Baca selengkapnya

Presiden Jokowi tidak menyalahkan wacana hak yang diajukan DPR karena merupakan hak demokratis. Baca selengkapnya

Jokowi Disebut Lakukan Perombakan Kabinet, Nama AHY dan Hadi Tjahjanto Muncul.

Ganjar Pranowo mengusulkan kepada DPR untuk menggunakan hak penyidikan untuk mengusut dugaan kecurangan pemilu. Baca selengkapnya

Jokowi enggan menjawab pertanyaan soal peluang PSI masuk parlemen pasca Pemilu 2024. Dia meminta agar persoalan ini dirujuk ke PSI. Baca selengkapnya

“Kami akan mengajukan sesuai dengan sistem hukum yang ada,” kata Ketua Kelompok Yudisial Kelompok Nasional Amin, Ari Yusuf Aamir. Baca selengkapnya

Jika pelapor masih belum puas dengan keputusan di Bawaslu, undang-undang juga menjamin para kontestan bisa menggugat hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi. Baca selengkapnya

Bacakan Poster Suporter, Anies: Pajak Naik Eh Malah Joget-Joget

Jakarta –

Pengumuman calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) hari ini di JIS (Jakarta International Stadium). Di awal pidatonya, Anies membacakan beberapa makalah yang dibawa para pendukungnya di depan panggung. Surat yang berbeda berisi pesan penting.

“Ada beberapa penulis baru, bosan kuliah di bidang teknik, tapi memilih melanggar hukum. Ada beberapa penulis yang berpendapat pajak naik, tapi menari-nari,” kata Anies, Sabtu di JIS. (10/2/2024).

“Saya tidak butuh uang Anda, saya tidak butuh bimbingan Anda,” baca beberapa email. Sementara itu, yang terakhir mengatakan, “Kami telah melanggar larangan perempuan bergabung dengan JIS. Namun kami tidak melanggar konstitusi.” “Bapak ibu, bendera ada dimana-mana. Dukung AMIN bukan untuk bisnis, tapi untuk hati kalian,” kata Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian menjelaskan, meski berbeda kata, namun semua bendera memiliki satu harapan, yakni keinginan untuk perubahan.

Untuk itu, Anies menegaskan, pengiklan yang tampil dalam program Kampanye Besarnya adalah unik. Pasalnya, keberadaan bendera tersebut tidak diatur, melainkan dilakukan oleh “pendukung” itu sendiri, berupa mereka yang datang ke proyek tersebut.

“Inilah yang membedakan gerakan perubahan. Makalah tidak didanai oleh satu sumber yang dicetak di seluruh Indonesia. Berbeda-beda, tapi idenya sama. Satu tujuan, perubahan,” ujarnya.

Alhasil, Anies menyebut kini masyarakat menginginkan perubahan nyata. Menurutnya, AMIN bisa memanfaatkan kesenjangan yang ada di masyarakat untuk mengubah apa yang dicita-citakannya.

“Beberapa waktu lalu, kita mendengar perbincangan tertutup bahwa sepertiga perekonomian Indonesia dikuasai oleh segelintir orang, dan sisanya diperebutkan oleh 280 juta orang. Situasi ini tidak dapat diterima. Rakyat Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang sama, kesempatan yang setara. Kita perlu untuk melakukan perubahan, dan kami memahami bahwa pihak lain yang ingin melanjutkan kekuasaan mereka tidak akan ikut serta,” katanya. (fdl/fdl)